a moment in time

dilemparnya sebuah kerikil
dan lagi dan lagi
hingga muncul jalan setapak
yang dibawanya serta
dan mengiringinya kemana pun juga
ia sering bertanya
mustinya kah kerikil itu ada?
tapi jika tiada, tak akan ada bekas sisa pelajarannya
dan karena ada, ia dapat menoleh muka dan akan diingatkannya
orang bilang
bila besar jalan itu
maka pantas untuk was was
dan jadi bahan untuk mempertanyakan
namun andai mereka tau
jalan yang panjang dan berliku itu
yang berjasa menghantarkannya
hingga sampai depan pintu mu
karena jika tiada
ia mungkin tetap sampai
namun bukan tak mungkin
tak terlalu yakin
bahwa ia sudah tiba
-moenlite-
connecting the puzzle pieces...
*picture:
somewhere in Yvoire,
(moenlite)
[shades]

2 comments:
Moen, salut dengan puisi-puisinya, pemilihan kata-kata yang indah terangkai seperti alunan lagu.. tapi kesan implisitnya cukup menonjol ya, atau mungkin saya saja yang kurang mendalami :-)
Hey thanks Wira,
you think it can be made into a song? hmmm interesting idea ;)[too bad my musicality isn't that good..hehehe]
and actually...the word are very much open for any kind of interpretation, the more the merrier! :D
Post a Comment